Daily Archives: January 17, 2010

Carribean Dance

Pernah nggak punya ide, bagaimana kesepian yang sangat memuncak benar-benar bisa membuat seseorang menjadi gila? Apalagi jika hati ‘kosong’ dan detik-detik jam dilalui dengan aktivitas yang sama : bangun, bekerja, duduk di meja, menjawab email, membalas telefon, meeting, presentasi, pulang, tidur, dan besok melakukan hal yang sama. Kondisi kayakgini, nggak bisa jauh dari kalut. Mungkin ini juga yang jadi awal penyebab stress.

Saya nggak sedang stress koq. Cuma, akhir-akhir ini saya semakin menyadari, betapa hidup di negeri orang, tanpa sanak saudara dan teman, sepi rasanya. Dan akan semakin terasa sepi saat kita butuh seseorang, kita nggak menemukan seseorang pun yang bisa membuat kita cheer-up lagi barang sejenak. Sepi, saat kita dilimpahi rezeki dan nggak menemukan siapapun untuk berbagi kebahagiaan karena sekeliling kita adalah orang2 yang dompetnya sudah lebih tebal daripada buku Davinci Code, yang tentunya nggak membutuhkan traktiran. Kalau sudah begini, saya biasanya melarikan diri ke teh, musik, kopi, film, atau buku.

Carribean

 

 

 

 

 

 

 

Nah, saya punya teh baru nih. Dapet dari Sentosa, pas jalan2 di sebuah toko yang menjual aneka produk organik dalam kemasan. Carribean Dance, judulnya. Harganya cuma $SGD 10, tapi aromanya, hmm.. Voila! Seperti halnya Carribean Dance, passionnya seperti menggugah tubuh dan pikiran untuk bertepuk-tepuk, ceria, bersemangat, dan menikmati setiap ketukan. Yang seperti bilang, “Hei, cheer up! Giliran kamu untuk menari dan menggeliat!”. Ah, nikmatnya.

Dengan tagline, “The Tea of Life”, matching banget yah dengan tugasnya sebagai penghibur dan pemberi ketenangan buat hidup saya 🙂
Dan seiring dengan kewajiban2 yang berkejaran dengan waktu, kenapa nggak coba menikmati teh? Menghirup aromanya, mengingat masa-masa indah bersama orang-orang terkasih dan menghadirkan mereka dalam sekejap. Dimana seketika itu sepi cuma bisa menjadi kata sifat yang ada di Thesaurus, tapi nggak ada di kamus kita 🙂