Monthly Archives: June 2008

Tips Kerja Part Time

Karena banyak teman yang tanya kiat-kiat supaya bisa kerja part time sambil kuliah, saya tulis disini saja yah. Sejak 2003 hingga sekarang, saya memang sudah menjalani beberapa profesi, dari waiter di Dufan hingga konsultan website. Hahaha, sok keren gini gue πŸ˜€

Sebelum kasih tips, saya kasih rule of thumb nya dulu. Baca yah:

1. Luruskan niat dalam hati kalau kerja part time ini adalah salah satu tools untuk mencapai tujuan. Kalau niatnya buat cari uang saku, ya jangan ngoyo sampai kuliah berantakan. Harap diingat, kita mungkin dapat penghasilan lumayan dari kerja part time, tapi officially, sebenarnya sesudah lulus dan meraih gelar sarjana, kita bisa dapat materi lebih koq.

2. Sesudah niatnya lurus, nah, baru kembangkan sayap. Buat pemula, kalau ditawarin kerja part time jangan sombong, alias jangan pasang harga tinggi-tinggi. Kerjaan yang masih kerasa under UMR terima aja dulu, buat pengalaman dan nambah-nambahin CV πŸ™‚

3. Kembangkan minat dan kemampuan, apapun itu : ngajar les privat, buat script, desain web, blogging, ngedit video, nge-SPG, dll. Bahkan, kalau sempat, belajarlah banyak hal. Suatu saat, pasti ada aja jalan dimana kemampuan tersebut dibutuhkan oleh orang lain. Setidaknya, bakat-bakat yang kita miliki menjadi competitive skill tersendiri.

4. Nah, sesudah β€˜punya nama’, kamu bisa pasang harga. Tetapkan standar fee minimal untuk pekerjaan kamu. Hal penting yang perlu diperhatikan saat melamar kerja part time adalah kejelasan job desc dan work load. Kalau kamu dibayar 500.000 untuk mengerjakan A, jangan mau dibayar 500.000 jika ternyata di lapangan kamu mengerjakan ABCDEF. Sebagai gantinya, kerjalah dengan profesional. Nilai 500.000 rupiah yang dibayarkan ke kita adalah nilai yang ditukarkan dengan pekerjaan yang bernilai 500.000.

Lantas, umumnya, kan pada nanya tuh, gimana cara dapat kerja part time?

Nggak bisa dipungkiri, kebanyakan tawaran kerja part time yang datang ke saya adalah dari orang-orang di sekitar saya juga, yang saya ajak kenalan. Artinya, kita memang harus rajin-rajin mempromosikan diri. Caranya ?

1. Sering ikut ke event-event dimana kamu ketemu banyak orang. Well, kesempatan itu datang dimana pun, kapan pun, dan kita nggak bisa memprediksi.

2. Bawa kartu nama. Tujuannya? Tentu saja untuk memasarkan diri kamu dan kompetensi kamu.

3. Penampilan dan skill komunikasi. Nah, masalah penampilan ini, sebenarnya nggak perlu berlebihan. Penampilan yang pantas menurut saya adalah nggak pakai sandal jepit, baju nggak vulgar, nggak bau badan, dan nggak kumal. Nggak perlu pakai make up berlebihan. Berikutnya adalah komunikasi. Saat berkenalan dengan orang baru, mau nggak mau kita harus secara praktis memperkenalkan diri. Dari apa dan bagaimana kita bicara, orang bisa meng-capture kepribadian kita. So, bicaralah dengan bahasa general. Tidak berlebihan. Jangan bicara hal-hal yang sangat sensitif, apalagi menyombongkan diri. Huh, belum apa-apa orang sudah sebal dengan kita. Lalu, jika kamu nggak mengerti dengan apa yang dibicarakan oleh lawan bicara, pura-pura senyum aja. Atau alihkan ke topik lain, hehehe. Ya pinter-pinterlah menghadapi orang πŸ™‚

4. Berikutnya, dari list kenalan-kenalan kamu, coba kamu dekati orang-orang yang kira-kira butuh part time. Pertama, tanya kabar. Kedua, tanya apa yang sedang dikerjakannya. Ketiga, ada yang bisa kamu bantu nggak ? Nah, darisitu biasanya ada cikal bakal kerjaan buat kamu :))

Trus, kerja part time yang asik yang seperti apa?

Nah, sambil kuliah, sebenarnya ada beberapa jenis kerja part time yang bisa kita lakukan :

1. Jadi asisten Lab atau asisten dosen. Kalau udah deket sama dosen mah, gampang kecipratan proyek-proyek nan dahsyat!
2. Jadi waiter/barista/bartender. Tapi yang ini mungkin agak menyita waktu.

Yang nggak banyak menyita waktu?

1. Manfaatkan search engine, banyak kerjaan-kerjaan yang menawarkan Dolar dalam jumlah yang lumayan dengan bekerja online. Contohnya adalah penerjemah, penulis artikel, audio-video editing, dll.
2. Salah satu pekerjaan yang lumayan ringan adalah SPG (Sales Promotion Girl). Bekerja hanya pada event-event tertentu, tapi harus tahan berdiri dan ngomong seharian πŸ™‚
3. Pekerjaan web programmer dan web desain juga OK tuh, perusahaan-perusahaan biasanya menyediakan budget yang tidak sedikit untuk pekerjaan ini.
4. Penerjemah. Untuk yang satu ini, perlu kemampuan English atau bahasa lain yang melebihi standar, tentunya.
5. Dan baaaaaanyak lagi kerja lain yang bisa kamu dapetin.

OK, sekian dari eyang kakung, udah dulu ya. Sharing-sharing yuk.! B-)